Bali, Indonesia, 31st July 2022, ZEXPRWIRE, According to a Chainanalysis report, in the first half of 2021, Asia accounted for 28% of the overall $1.16 trillion global cryptocurrency transaction volume. Also, data from Messari shows Asian markets accounted for 43% of global cryptocurrency activities with $296 billion in transactions between June 2020 and June 2021.

As the largest continent with the most population, Asia has huge potential and is primed to become the hub for crypto adoption in the world, as long as it has a good supporting ecosystem. The presence of international crypto events can be one of the steps towards the formation of this ecosystem. For that reason, Coinfest Asia is here.

Coinfest Asia is an industry event organized by Coinvestasi with a focus on the future of cryptocurrencies and the web3 in Asia. Held in a festival format, Coinfest Asia aims to be a platform for crypto asset enthusiasts, industry leaders, and executives to come together and discuss to build the future of crypto assets and blockchain technology in Asia. The event will be held at Cafe del Mar Bali, Indonesia on August 25-26, 2022. Coinfest Asia is supported by Coindesk, Fireblocks, Enjinstarter, KunciCoin, Indonesian Blockchain Association (ABI), Indonesian Chamber of Commerce and Industry (KADIN), Blockchain Alliance and Blockchain Association Singapore (BAS).

Over the two days of the event there will be more than 10 experienced speakers in the economy and crypto industry both local and international, such as  Vice Minister of Commerce Jerry Sambuaga, Oscar Darmawan CEO of Indodax, Jeth Soetoyo CEO of PINTU and the Indonesian crypto project KunciCoin. Then, there are Gwendolyn Regina from BNB Chain, Karl Mohan from Crypto.com, and several ventures and banks such as BRI Ventures, True Global Ventures, Standard Chartered, and many more. They will present various interesting topics around regulation, the crypto industry, DeFi, GameFi, NFT, and the Metaverse. Also the attendees will give a new perspective in the crypto industry and chance to make connections with so many people who are interested in crypto. 

For the first Coinfest Asia, Indonesia was chosen as the host for many reasons. Indonesia is home to 270 million, the world’s 4th largest population, Indonesia is one of the countries with a fast rate of crypto adoption, based on data from Indonesia blockchain association (ABI) as of February 2022, there are 12.4 million crypto owners in Indonesia. In addition, as the host of this year’s G20, Indonesia might become the center of digital economic transformation in Asia.

“We hope that Coinfest Asia can provide space for regulators, project makers, developers, and the community to connect with each other to open up opportunities and create innovations for the better development of the crypto industry. That way, the people of Asia, especially SEA, can get more benefits from the digital world,” said Dhila Rizqia, Event Lead for Coinfest Asia.

Currently Coinfest Asia is selling tickets with different categories, first is festival tickets at the price of $200 with this ticket, you will get conference, panel discussions, merchandise, access to networking app, breakout session, light food and drink. And for the bull ticket at the price $800 you will get conference, panel discussions, merchandise, access to networking app, breakout session, light food and drink, VIP speed networking, VIP bull & speakers lounge, and

business matchmaking. Ticket sales will be closed if the ticket quota has sold out. So what are you waiting for? Secure your Coinfest Asia tickets now!

About Coinvestasi

Coinvestasi is a leading Indonesian media platform for events and information related to cryptocurrencies, digital assets, and blockchain technology that has been around since 2017.

The latest information about Coinfest Asia, can be found on the following channel,

Website: https://coinfest.asia/

Twitter: https://twitter.com/CoinfestAsia

Instagram: @CoinfestAsia

Coinfest Asia, Festival Crypto Pertama dan Terbesar di Asia Akan Hadir di Indonesia 

Menurut laporan Chainanalysis, pada paruh pertama tahun 2021, Asia memiliki 28% dari keseluruhan volume transaksi global cryptocurrency senilai $1,16 triliun. Kemudian data dari Messari menunjukan pasar Asia menyumbang 43 persen dari aktivitas cryptocurrency global dengan $296 miliar dalam transaksi antara Juni 2020 dan Juni 2021.

Sebagai benua terbesar dengan penduduk terbanyak, wilayah ini masih memiliki peluang yang sangat luas dan bisa menjadi tempat utama adopsi kripto di dunia, asalkan didukung dengan ekosistem yang baik. Kehadiran festival crypto bertaraf internasional, bisa menjadi salah satu langkah untuk terbentuknya ekosistem ini. Maka dari itu hadirlah Coinfest Asia. 

Coinfest Asia adalah acara industri yang diadakan oleh Coinvestasi dengan fokus pada masa depan cryptocurrency dan web3 di Asia. Diadakan dalam bentuk festival, Coinfest Asia bertujuan untuk menjadi platform bagi para penggemar aset kripto, pemimpin industri, serta eksekutif untuk berkumpul dan berdiskusi untuk membangun masa depan aset kripto dan teknologi blockchain di Asia. 

Acara ini diselenggarakan di Cafe del Mar Bali, Indonesia pada 25-26 Agustus 2022. Coinfest Asia didukung oleh Coindesk,  Fireblocks, Enjinstarter, KunciCoin, Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Blockchain Alliance, dan Blockchain Association Singapore (BAS).

Acara yang berlangsung selama dua hari ini akan menghadirkan lebih dari 10 pembicara terkemuka di industri ekonomi dan crypto  di dalam dan luar negeri seperti Wakil Menteri perdagangan Jerry Sambuaga, Oscar Darmawan CEO Indodax, Jeth Soetoyo CEO PINTU dan project crypto Indonesia KunciCoin. Kemudian ada Gwendolyn Regina dari BNB Chain, Karl Mohan dari Crypto.com, dan beberapa ventures dan bank seperti BRI Ventures, True Global Ventures, Standard Chartered, dan lain sebagainya. Mereka akan menyampaikan berbagai topik menarik seputar regulasi, industri crypto, DeFi, GameFi, NFT, dan Metaverse.

Penyelenggara Coinfest Asia yang pertama ini memilih Indonesia sebagai tuan rumah karena sebagai negara dengan penduduk terbanyak nomor empat di dunia, Indonesia menjadi salah satu negara dengan tingkat adopsi crypto yang pesat, menurut data dari Asosiasi Blockchain Indonesia per Februari 2022 tercatat pemilik crypto di Indonesia berjumlah 12.4 juta orang. 

Selain itu, sebagai tuan rumah G20 tahun ini, Indonesia bisa menjadi pusat transformasi ekonomi digital di Asia. 

“Kami berharap Coinfest Asia bisa menyediakan ruang untuk para regulator, pembuat proyek, developer, dan komunitas agar saling terkoneksi untuk membuka peluang dan menciptakan inovasi demi perkembangan industri kripto yang lebih baik. Dengan begitu penduduk Asia terutama Asia Tenggara bisa mendapatkan lebih banyak manfaat dari dunia digital,“ kata Dhila Rizqia, koordinator acara Coinfest Asia.

Saat ini Coinfest Asia menjual tiket dengan kategori yang berbeda, pertama adalah tiket festival dengan harga $200. Dengan tiket ini, Anda akan mendapatkan akses ke konferensi, diskusi panel, merchandise, akses ke aplikasi untuk berkoneksi, sesi breakout, makanan ringan dan minuman. Untuk tiket bull dengan harga $800, Anda akan mendapatkan akses ke konferensi, diskusi panel, merchandise, akses ke aplikasi untuk berkoneksi, sesi breakout, makanan dan minuman ringan, berkoneksi dengan tamu VIP, lounge VIP bull & speaker, dan kesempatan untuk melakukan kerja sama bisnis. Penjualan tiket akan ditutup jika kuota tiket sudah habis. Jadi tunggu apa lagi? Amankan tiket Coinfest Asia Anda sekarang!

Tentang Coinvestasi 

Coinvestasi adalah platform media Indonesia terkemuka untuk acara dan informasi terkait mata uang kripto, aset digital, dan teknologi blockchain yang sudah berdiri sejak 2017. 

Informasi terbaru tentang Coinfest Asia, bisa ditemukan di kanal berikut ini:

Website: https://coinfest.asia/

Twitter: https://twitter.com/CoinfestAsia

Instagram: @CoinfestAsia

The Post Indonesia to host Coinfest Asia, The First and Biggest Crypto Festival in Asia appeared first on Zex PR Wire

Information contained on this page is provided by an independent third-party content provider. Binary News Network and this Site make no warranties or representations in connection therewith. If you are affiliated with this page and would like it removed please contact [email protected]

Previous articleAuthor, M.J. Jones Launches Black Star Eclipsed, A Book That Emanates Parenting with an Imaginative Science Fiction Tale of, Hope and Love
Next articleCanada’s Largest Cryptocurrency Event, Blockchain Futurist Conference, Returns to Toronto for the Fourth Year